Ramadhan ke-1 Upgrade Skill: Cara Ringan Menabung Qurban

Ramadhan ke-1 Upgrade Skill: Cara Ringan Menabung Qurban

Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikut di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh @Positivistri

Jadi, sebenarnya kegiatan di Positivity cukup padat. Tapi biasanya aku mendengarkan rekaman. Karena waktu yang dipakai untuk beraktifitas adalah WIB sedangkan aku saat WITA. 

Lihat juga catatan tahun kemaren : klik disini



Dulu kalo kepikiran buat Qurban aku selalu membuat alasan, "Ah ya udah ntar aja tahun depan". Lalu apa yang terjadi tahun depan? Aku tetap membuat hal yang sama. Kejadian ini berulang kali terjadi. Sampai suatu saat, aku terpikir "Bagaimana nanti ajalku menjemput tapi aku tak sempat berQurban?" Yang akhirnya saat itu aku menggunakan uang tabunganku untuk berQurban.

Jika dipikir-pikir, aku hanya membuat alasan demi alasan. Jika tidak memaksa diri, mungkin sampai sekarang aku tidak pernah berQurban. Iya sih memang, Qurban itu ga wajib. Tapi aku agak malu sendiri ketika mendengar seorang ibu penyapu jalan di Kutai, menyisihkan tabungan selama 15 tahun untuk membeli seekor sapi dan kambing. Belum lagi seorang pemulung di Mataram yang menyisihkan tabungan 5 tahun untuk membeli sapi Qurban. Yang paling takjub adalah ada 7 orang anak asal Bogor menyisihkan uang jajan dan penghasilan marawis untuk membeli sapi Qurban.

Notabene orang-orang yang kusebutkan adalah orang yang penghasilannya tidak tentu. Sedangkan aku seorang karyawan Swasta yang InsyaAllah tiap bulan mendapat gaji tetap, ya masa ga pernah Qurban. Apa kata akhirat???

Untungnya, di salah satu rangkaian Positivity Ramadhan membahan soal cara ringan menabung Quran. Berikut cara ringan menabung Qurban.

1. Cari tahu harga

Ya Kali mau beli hewan Qurban kagak tahu harga. Kita bisa cari tahu dari sekarang. Mumpung masih ada waktu 4 bulan lagi. Bisa cari di peternak hewan atau lembaga-lembaga yang mengadakan Qurban seperti ACT, Rumah Zakat, Rumah Amal Salman dll. Btw, biasaya kalo dari lembaga ada promonya

2. Tentukan Waktu menabung

Mau berQurban tahun ini? berarti masih ada waktu 4 bulan lagi. Tadi udah cari tahu harga, sekarang pilih waktu dan besaran tabungan hingga di hari H uangnya sudah tersedia. Misalnya kalo menabung 500ribu langsung memberatkan. Kalian mungkin bisa meniru adik-adik di Bogor yang menyisihkan uang jajan 10ribu mereka setiap hari. Masa sih 10ribu juga berat? Itu gorengan yang barusan beli lebih mahal deh kayaknya

3. Siapkan Media Menabung

Ada beberapa lembaga yang menyediakan fasilitas untuk menabung Qurban. Tapi kalau dirasa bisa menabung sendiri, ya tidak masalah. Seperti membuat celengan Qurban sendiri dirumah. Jangan lupa kasih kata-kata motivasi biar nabungnya juga semangat. Misalnya, "Bagaimana jika Idul Adha tahun ini adalah Idul Adha terakhir untukku?"

4. Ajak orang terdekatmu menabung bersama

Sebagian kecil orang-orang bisa melakukannya sendiri. Tapi sebagian besar lagi tidak bisa, namanya juga manusia si makhluk sosial. Maka ajak teman terdekatmu untuk sama-sama menabung agar bisa saling menyemangati, mengingatkan dan yang pasti meringankan. Oia, jangan lupa pilih bendahara untuk menyimpan uang plus administrasi untuk mencatat tabungan kalian.

5. Komitmen dan Konsisten

Luruskan niat hanya untuk Allah SWT. Jadikan ini menjadi challange diri untuk membentuk pribadi yang disiplin dan cerdas finansial

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Days Challenge JSR

Ramadhan hari ke-6 : Hal-hal yang Harus Dipikirkan Ketika Hendak Berhutang

Berjarak