Postingan

Ramadhan ke-10 Kultum: Kisah Sahabat yang Membuat Rasulullah SAW Menangis

Gambar
 Ramadhan ke-10 Kultum: Kisah Sahabat yang Membuat Rasulullah SAW Menangis Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikuti di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh  @Positivistri Kultum kali ini beriksah tentang kisah sahabat yang membuat Rasulullah SAW menangis. Btw, kisah ini relate banget sih sama kehidupan jaman milenial sekarang. Jadi langsung sajo, cekidot. Al Kisah ada seorang sahabat Rasul bernama Abu Dujanah ra, beliau seorang yang fakir tapi sangat sholeh. Ia termasuk sahabat yang paling rajin, ketika berjamaah bersama Rasulullah SAW, ia akan menyelesaikan ibadah sampai tuntas baru pulang.  Rasulullah SAW adalah seorang yang paling memperhatikan para sahabatnya. Ia menyadari Abu Dujanah ra beberapa hari pulang sebelum selesai berdoa. Padahal doa Rasulullah SAW adalah hal yang paling dinantikan. Lalu akhirnya Rasulullah SAW langsung bertanya kepada Abu Dujanah ra. Apakah ia sudah tidak mempunyai hajat. Seketika sahabatnya itu langsung menangis. Ia mencer

Ramadhan ke-9 Kultum: Menjadi Perempuan Sholehah

Gambar
 Ramadhan ke-9 Kultum: Menjadi Perempuan Sholehah Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikut di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh  @Positivistri Kultum kali ini nampar bener dah. Karena sadar, jau banget dari ciri-ciri perempuan sholehah. Yang baru bisa kulakukan hanya mencoba untuk tidak berlebihan.  Apa antara ikhwan dan akhwat tidak boleh mengobrol? Tentu saja boleh asal tidak berlebihan. Apakah harus memakai hijab atau pembatas? Tidak perlu, dan semua tergantung dengan sikap kita. Jika kita bisa mengontrol sikap kita, tidak perlu memakai hijab. Tapi jika memang tidak bisa mengontrol, maka sebaiknya memakai hijab. Jadi jangan saling men-judge, karena setiap orang punya kontrol dirinya sendiri masing-masing. Disini ga aku pribadi ga terlalu bisa untuk berbicara banyak, karena kembali ke awal yang sudah aku jelaskan. Kata Sholehah masih sangat jauh dariku.  Entah kenapa membahas perempuan sholehah ini aku jadi teringat dua hal, yang pertama ceramah dari

Ramadhan ke-8 Kultum : Carilah Sahabat Surgamu

Gambar
 Ramadhan ke-8 Kultum : Carilah Sahabat Surgamu Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikut di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh  @Positivistri Kultum di hari ke-8 ini, mengandung bawang. Pertanyaannya, adakah sahabat sekitarmu yang bisa membantumu masuk ke dalam surga? Lalu diakhir video ustad Adi Hidayat bekata, "Tolong diingatkan, ketika anda tidak menemukan saya di surga, maka ingatkan bahwa saya pernah mengajak pada kebaikan"  Ingin kuberkata, saya ustadz yang harus berkata seperti itu. Ketika ustadz tidak menemukan saya, bisakah ustadz mengingat bahwa saya pernah menulis kultum ini?  Gak bisa banyak berkata-kata di kultum kali ini. Saya pribadi bukan seseorang pemilih jika hanya sekedar berteman. Tapi jika sahabat, baru saya sangat amat pemilih. Di Kultum ini menyadari saya, bahwa memang membangun supporting sistem itu sangat penting. Bahkan bukan hanya untuk dunia tapi juga di Akhirat. Semoga teman-teman yang mampir di postingan ini juga n

Ramadhan hari ke-7 Kultum : Sejarah Puasa Ramadhan

Gambar
 Ramadhan hari ke-7 Kultum : Sejarah Puasa Ramadhan Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikut di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh  @Positivistri Tema hari ke-7, menarik nih Sejarah puasa Ramadhan karena saya juga belum pernah tau. Jadi langsung cekidottt!! Allah telah mewajibkan Ramadhan kepada para sahabat Rasulullah SAW itu ada 3 tingkatan. Martabat yang pertama diwajibkan puasa Ramadhan, tapi dengan cara diberikan pilihan antara berpuasa atau kalau tidak bisa berpuasa, maka memberikan makan pada fakir miskin "... Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui" (QS Al Baqarah 2:184) Martabat yang kedua, diwajibkan puasa ramadhan. Fase yang kedua ini berat sekali. Jika ada orang yang berpuasa, lalu pas wak

Ramadhan ke-6 Kultum: Tenang dalam Kesulitan

Gambar
 Ramadhan ke-6 Kultum: Tenang dalam Kesulitan Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikut di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh  @Positivistri Kultum kali ini adalah garis besar dari QS Ad-Dhuha 93:1-11 1.   Demi waktu matahari sepenggalahan naik, 2.  dan demi malam apabila telah sunyi (gelap), 3.  Tuhanmu tiada meninggalkan kamu dan tiada (pula) benci kepadamu. 4.  Dan sesungguhnya hari kemudian itu lebih baik bagimu daripada yang sekarang (permulaan). 5.  Dan kelak Tuhanmu pasti memberikan karunia-Nya kepadamu, lalu (hati) kamu menjadi puas. 6.  Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu? 7.  Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang bingung, lalu Dia memberikan petunjuk. 8.  Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia memberikan kecukupan. 9.  Sebab itu, terhadap anak yatim janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. 10.  Dan terhadap orang yang minta-minta, janganlah kamu menghardiknya. 11.  Dan terhadap nikmat Tu

Ramadhan ke-5 Kultum: 10 Prinsip Penyucian Jiwa

Gambar
 Ramadhan ke-5 Kultum: 10 Prinsip Penyucian Jiwa Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikut di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh  @Positivistri Hari ke-5 membahas 10 prinsip penyucian jiwa dari Ust Johan Saputra Halim, M.H.I. Di video, ustad membahas buku tipis yang beliau baca. Jika jiwa seseorang baik, maka seluruh aspek dalam kehidupannya akan baik. Di video banyak istilah Arab, berhubung keterbatasan, aku akan meresume bahasa Indonesia aja ya. Bagaimana cara menyucikan jiwa kita? 1. Tauhid Tauhid adalah hal atau prinsip yang utama, yang paling fundamental untuk menyucikan jiwa. Mustahil jika tidak bertauhid kepada Allah SWT jiwanya akan suci 2. Berdoa kepada Allah memohon kesucian Jiwa Rasulullah SAW makhluk yang paling dicintai Allah SWT saja masih berdoa agar jiwanya selalu disucikan. Apalagi kita yang bukan siapa-siapa.  3. Al-Quran Al Quran adalah mata air sumber penyucian jiwa, sumber ilmu. Bagaimana kita bisa menyucikan jiwa jika kita tidak deka

Ramadhan ke-4 Kultum: Keutamaan Hari Jumat

Gambar
Ramadhan ke-4 Kultum: Keutamaan Hari Jumat  Fyi, catatan ini dibuat untuk meresume kegiatan yang aku ikut di Positivity Ramadhan yang diselenggarakan oleh  @Positivistri Hari ke-4 kita membahas keutamaan hari Jumat, kami diberi 2 video. Yang pertama dari Ust. Dr Syafiq Riza Basalamah, M.A. Videonya cukup singkat. Di video tersebut mengingatkan kita untuk banyak bershalawat kepada Rasulullah SAW. Banyak itu seberapa? Minimal 300 kali. Jadi jumat terakhir, sudah berapa kali bershalawat? Ini sebenarnya tamparan besar untuk aku pribadi. Karena jujur aku belum merutinkan amalan tersebut. Shalawat aku ucapkan hanya di dalam shalat dan ketika berdoa setelah shalat. Kalo yang masih bingung kalimat shalawat mana yang harus diucapkan, cukup lafalkan shalawat yang kita bacakan di tahiyat akhir dalam sholat Baca Juga:  Ramadhan ke-3 Kultum: Ibadah Wanita Haid Video kedua cukup panjang. Aku mencoba meresume dengan bahasaku. Kalau ada yang salah, langsung ditegur aja ya. Hari Jumat  disebut-sebut se