Ramadhan ke-1: Kultum-Manajemen Waktu

Ramadhan ke-1: Kultum-Manajemen Waktu

Baca juga catatan Ramadhan tahun kemarin --> Klik disini

Jangan ngamuk dulu, aku tahu postingan ini diposting di hari ke-8. Jadi ceritanya aku ikut kegiatan Positivity Ramadhan (Positivistri activity Ramadhan). Semacam pesantren kilat online khusus perempuan. Walaupun penyelenggara ada kata "Istri", yang belum menikah bisa banget untuk ikutan.

Nah, daripada catatan-catatan hanya sekedar di lapton dan aku simpan sendiri. Mari kita tuliskan saja di blog yang mungkin mulai ada sarang laba-laba saking jarang aku isi. Cuss langsung ke isi materi hari pertama.

Hari pertama ada kultum yang harus kita tonton. Berikut linknya.


Video ini diambil dari potongan ceramah dari Ustadz dr. Raehanul Bahraen

Di video ini aku merasa kesentil, karena memang banyak waktu yang kubuang sia-sia. Kalau lagi ga ikut kajian, biasanya kalian ngapain? Kalo aku main media sosial, rebahan, nonton drakor dan kegiatan yang kalau dipikir-pikir memang tidak produktif ya πŸ˜…πŸ™ˆ

Dan ternyata hal itu membuat kita menjadi lemah. Kata Pak Ustadz, faktor utama menjadikan pemuda-pemudi itu lemah adalah sedikitnya kegiatan positif dan banyaknya waktu luang.

 Lalu, bagaimana caranya agar kita bisa mengatur waktu kita dengan baik? Dengan mempunyai target dan program. Kalo kamu muslim, kamu harus aware sama waktu! Buat target dilanjut dengan program. Jika dirasa tidak bisa menjalani program sendiri, maka ikutlah program bersama yang tujuannya sama dengan targetmu. Misalnya, ingin menjadi penghafal Quran. Yes, I Know itu berat. Aku pun merasakan. Maka carilah program / lingkaran / teman-teman yang bisa membantumu untuk menjadi penghafal Quran.

Manfaatkan diary-mu untuk membuat target dan program. Buat target jangka pendek, menengah dan panjang.

So, apa target dan programmu dalam waktu dekat? Coba sini bisikkin ke aku.

Ada kesulitan? Tenang, kamu ga sendiri, Akupun masih bingung membuat target dan programku. Jika kamu ga bisa membayangkan targetmu 5 atau 10 tahun lagi. Mulailah dari hal yang paling mudah. Coba mulai dari membuat target dan program untuk Ramadhan ini.  Bukankah perubahan besar berasal dari perubahan-perubahan kecil?

 So, buatlah langkah-langkah kecil. Dan semoga itu menjadi langkah besar di hidupmu suatu saat nanti. Aamiin



Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Days Challenge JSR

Menonton Kembali Drama Korea Lawas 49 Days

Berjarak