Ramadhan hari ke-6 : Hal-hal yang Harus Dipikirkan Ketika Hendak Berhutang

Sebenarnya ini adalah postingan saya di blog lama. Entah kenapa kepikiran lagi aja untuk share ulang siapa tau bisa bermanfaat

Sering saya mendengar cerita-cerita teman saya, yang kebanyakan sudah berumah tangga ketika saatnya gajian, hal yang mereka pikirkan adalah cicilan satu, cicilan dua, dan seterusnya. Sehingga tak jarang mereka kewalahan sendiri untuk mengatur keuangan. Hutang adalah salah satu dosa yang tidak akan terampuni walau mati syahid. Saya pribadi lebih memilih untuk mengumpulkan uang daripada berhutang. Bukan berarti hutang itu dilarang, hanya saja memang harus ada hal-hal yang harus dipikirkan ketika hendak berhutang. Yang akan saya sampaikan di postingan kali ini hanyalah pikiran sok tau saya aja lho ya… 😉😆😃

Hal-hal yang Harus Dipikirkan ketika Hendak Berhutang


1. Tujuan berhutang

Lagi-lagi saya ingatkan, mulailah belajar apakah yang hendak kita beli itu sebuah kebutuhan atau keinginan. Ketika sudah di tahap kebutuhan, maka yang harus dipikirkan lagi adalah tingkat kebutuhannya. Apa benar dibutuhkan sekarang juga, atau bisa ditunda.

2. Hitung ulang biaya bulanan

Ini hal yang nggak kalah pentingnya yang kudu wajib dipikirkan, hitung ulang lagi biaya bulanan. Apakah penghasilan kita, setelah mebayar cicilan hutang, masih bisa memenuhi kebutuhan rutin. Jangan sampai karena menyicil hutang makannya jadi dua hari sekali. Itu namanya nyiksa diri gan. 😅😅😅

3. Batasi nilai cicilan

Nah, setelah hitung ulang biaya rutin maka harus tahu batas kesanggupan nilai cicilan yang bisa kita bayar. Saran saya jangan batas maksimal cicilan adalah 20%, agar kebutuhan tetap terpenuhi dan masih bisa menyisihkan uang untuk menabung ataupun investasi.

4. Lamanya waktu berhutang

Jangan kelamaan atau bahkan berlarut-larut berhutang, karena kita nggak akan pernah tau umur kita sampai mana. Ketika ada kelebihan rejeki, maka bayarlah hutang tersebut agar bisa lunas.

5. Total hutang harus lebih kecil daripada aset yang dipunya

Selain menghitung biaya rutin, kita harus tau nilai aset yang kita punya. Jangan sampai total hutang kita lebih banyak daripada aset yang kita punya. Hal ini bisa menjadi antisipasi apabila kita tidak bisa memenuhi kewajiban untuk bayar cicilan hutang. Masih ada aset atau harta yang kita punya.

Terus kalo udah terlanjur berhutang banyak bagaimana? Tanggung jawablah dengan apa yang sudah diperbuat. Undur dulu hal yang bersifat keinginan. Ingat Hutang adalah salah satu dosa yang tidak akan terampuni walau mati syahid.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menonton Kembali Drama Korea Lawas 49 Days

Saat "Me Time"-ku Diganggu