Ramadhan hari ke-4: Memotivasi atau Riya

Dari hari pertama ramadhan, sudah sekitar orang menanyai "Sudah sampai mana mengajinya". Ketika aku menjawab ada dua respon yang aku dapatkan.Yang pertama merespon dengan bilang "Baru segitu? aku sih udah hampir tamat". Yang kedua, "Wah hebat ya sudah sampai situ."

Respon yang bertolak belakang memang. Alasan mereka bertanya Wallahualam sih. Tapi kadang aku merasa serba salah ketika ditanya yang mengenai ibadahku. Disisi lain aku ingin sekali apa yang aku contohkan sehari-hari menjadi dakwah untuk orang sekitarku. Dan di sisi lain aku takut semua ini hanyalah keinginanku dibilang sholehah atau kata lain adalah Riya.

Yang bisa kuperbuat adalah sesering mungkin meluruskan niat. Jangan sampai melenceng ke arah yang tidak disukai Allah SWT. Tapi aku tetap sepakat dengan kata-kata Sahabat Rasul Ali bin Abi Thalib:

"Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapapun.
Karena yang menyukaimu tidak butuh itu,
dan yang membencimu tidak percaya itu."

Biarkan saja orang lain yang menilai, tidak perlu kita sibuk menjelaskan diri kita kepada orang lain. Toh paling banter mereka hanya sekedar mendengarkan. Yang pasti harus tetap berbuat baik dan menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

7 Days Challenge JSR

Menonton Kembali Drama Korea Lawas 49 Days

Ramadhan hari ke-6 : Hal-hal yang Harus Dipikirkan Ketika Hendak Berhutang