Ramadhan hari ke-2: Mencari Jalan

Di masa pandemi ini, aku masih kerja seperti biasanya. Aku mencoba tidak mengeluh. Toh bukankah aku harus bersyukur? Banyak orang yang mencari pekerjaan untuk hidup. Di Balikpapan melakukan penutupan jalan di beberapa titik di waktu tertentu. Jam pulang kantorku adalah salah satu waktu penutupan jalan tersebut.

Entah kenapa cara ini menurutku kurang efektif membuat orang di rumah saja, seperti anjuran pemerintah. Karena penutupan jalan di beberapa titik membuat orang mencari jalan alternatif. Aku tahu beberapa jalan alternatif tercepat. Ternyata yang tau bukan hanya aku, banyak masyarakat menggunakan jalan alternatif tesebut dan membuat kemacetan. Tandanya masih banyak orang yang berkumpul dan keluar rumah. Semoga yang keluar rumah memang ada urusan yang urgent. Aku memilih berputar jauh untuk menghindari kemacetan. Benar saja, jalan agak sepi di jalan-jalan besar.


Aku rasa banyak orang berharap bisa segera ke tempat tujuan malah terjebak macet. Ada yang memilih bertahan pada kemacetan, ada juga yang seperti aku memilih jalan lain untuk menghindari kemacetan. Adakah yang salah? tidak. Hanya orang mempunyai pilihan masing-masing untuk mencapai tujuannya.

Apapun tujuan kita
Apapun jalan yang kita pilih
Apapun kondisi di jalan

Semoga semua itu membuat kita lebih dekat dengan Allah SWT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menonton Kembali Drama Korea Lawas 49 Days

Ramadhan hari ke-6 : Hal-hal yang Harus Dipikirkan Ketika Hendak Berhutang

7 Days Challenge JSR