Drama Nonton Joker

Kali ini saya bukan mau menulis tentang review Film "Joker" yang lagi ngehits banget. Sudah beberapa teman dan saudara yang mengajak. Banyak yang bilang juga filmnya bagus dan sangat rekomen untuk ditonton. Tapi entah kenapa saya masih belum berminat nonton "Joker".
Sumber gambar dari google

Ada cerita menarik yang baru saja terjadi. Posisi saat itu saya dan kakak saya sedang berada di sekitaran CGV Balikpapan. Ada seorang adik dibawah 17 tahun minta tolong ke kakak saya.
"Mba, bisa minta tolong belikan tiket film 'Joker'?"
"Kenapa ga beli sendiri?" Tanya balik kakak saya.
"Saya dibawah 17 tahun mba, tadi saya mau beli harus menunjukkan KTP."
"Berarti filmnya ga boleh ditonton sama adek".
"Iya mba, minta tolong dong mba buat beliin."
Kakak saya-pun menjawab sambil senyum-senyum ke saya, "Nggak bisa".
Lalu si adik pergi dengan rasa kecewa dan mencari "Mangsa" baru.

Ya Allah dek, drama amat saking mau nonton "Joker". Usaha maksimal sekali si Adek buat bisa nonton Joker. Saya liat akhirnya si adek mendapat "Mangsa" yang mau membelikan tiket. Inginnya kusamper tuh si Mas-mas yang mau beliin tiket, terus nanya, "Masnya masih jomblo?" Eh, salah... Maksudnya ga usah beliin. Tapi ya mau gimana, tingkat kepedulian saya belum se-extrim itu. Maafkan aku ya Allah. Halangi si adek nonton "Joker" ya Allah.

Salut sama pihak CGV yang sudah menerapkan "Kudu Nunnjukin KTP" kalo mau beli tiket film yang memang direkomendasikan untuk umur tertentu. Tapi kudu meningkatkan lagi keamanannya.

Buat para kaum dewasa, ayolah mulai aware sama hal-hal yang begini. Kalau kalian belum bisa membantu perkembangan pendidikan anak Indonesia, maka bantulah pihak-pihak yang peduli. |Emang apa hubungannya?| Tentu ada, pasti ada alasan kuat yang membuat aturan tersebut. |Ah, lebay lu Yul!| Mungkin anda yang kurang gaul atau membaca. Coba deh kepo-kepo soal film Joker, semua pasti sama, melarang keras untuk ditonton anak-anak.So, mari lebih bijak dalam mengambil tindakan.


Komentar

  1. Aku juga pernah gitu. Adekku yg bungsu izin mau nonton film antologi rasa nya ika natasa. Aku belom nonton tapi aku udah baca. Itu jalan ceritanya gak anak abg banget. Terus aku larang dia nonton. Tapi gak tau dia nurut atau nggak. Setidaknya aku udh bertindak melarang ��.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menonton Kembali Drama Korea Lawas 49 Days

Ramadhan hari ke-6 : Hal-hal yang Harus Dipikirkan Ketika Hendak Berhutang

Saat "Me Time"-ku Diganggu